Notification

×

Iklan

Kebakaran Aula Ponpes An-Nur Sumedang, Atap Bangunan Runtuh Dilalap Api

Minggu, 18 Oktober 2026 | 14:03 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-18T07:18:54Z

Foto: Kondisi aula Ponpes An-Nur Sumedang usai terbakar. (Foto: Istimewa)

SUMEDANG – Kebakaran melanda aula Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur yang berlokasi di RW 19, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Minggu (18/10/2026). Insiden tersebut mengakibatkan bagian atap hingga rangka bangunan aula runtuh setelah dilalap api.

Beruntung, seluruh santri dan pengurus pondok pesantren berhasil dievakuasi ke tempat aman. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di area kebun yang berada tepat di samping kompleks Pondok Pesantren An-Nur.

Embusan angin diduga membuat api merambat hingga mencapai bagian atap aula. Api kemudian membesar dengan cepat dan membakar struktur atap bangunan hingga rangkanya ambruk ke lantai.

Meski dugaan awal mengarah pada pembakaran sampah di sekitar lokasi, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Saat kobaran api semakin membesar, santri dan pengurus pesantren segera dievakuasi untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

Petugas Damkar Sumedang Lakukan Pemadaman

Setelah menerima laporan dari warga, UPTD Pemadam Kebakaran Wilayah Kota Sumedang mengerahkan armada dan personel gabungan dari unsur pemadam kebakaran serta penyelamatan atau rescue ke lokasi kejadian.

Petugas langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisasi api agar tidak menjalar ke bangunan utama pondok pesantren maupun kawasan perkebunan di sekitarnya.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan di antara puing-puing bangunan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Penanganan dilakukan untuk mencegah api kembali membesar serta memastikan kondisi di sekitar lokasi kebakaran aman.

Aparat Tinjau Lokasi Kebakaran

Lurah Situ, Hulaemi, S.Sos., bersama jajaran Polsek Sumedang Utara turut mendatangi lokasi kejadian untuk meninjau kondisi pascakebakaran.

Kehadiran unsur pemerintah kelurahan dan kepolisian tersebut berkaitan dengan koordinasi penanganan di lapangan, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta pendataan kerusakan dan kerugian materiil yang dialami pihak yayasan.

Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan serius pada bangunan aula, terutama di bagian atap dan rangka yang dilaporkan runtuh akibat kobaran api.

Hingga berita ini ditulis, api telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, pendataan kerugian materiil masih berlangsung untuk mengetahui besaran kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.

Tidak adanya korban jiwa maupun luka-luka menjadi kabar melegakan di tengah kerusakan bangunan yang dialami Pondok Pesantren An-Nur.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, khususnya di area terbuka yang berdekatan dengan bangunan dan saat kondisi angin berembus kencang. Api yang tidak terkendali berpotensi merambat dan menimbulkan kebakaran yang membahayakan keselamatan serta menimbulkan kerugian materiil.

×
Berita Terbaru Update